December 2017


Setiap tanggal 22 Desember, publik di tanah air memeringati Hari Ibu. Momen ini kerap kali menjadi waktu yang dipilih untuk mengingat kembali jasa-jasa orang tua dalam mendidik anaknya. Tapi tahukah kamu bahwa Hari Ibu sebenarnya bermula dari ide gerakan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan? Dan ide ini berawal dari sebuah kongres yang digelar di Yogyakarta.

Ya, Hari ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember ini berawal dari Kongres Perempuan Indonesia Pertama yang diselenggarakan pada 22 hingga 25 Desember 1928.

Kemudian Pada 22 Desember 1953, dalam acara peringatan kongres ke-25, Presiden RI Soekarno menetapkannya sebagai Hari Ibu Nasional melalui Dekret Presiden RI No. 316 Tahun 1953. Sejak saat itulah, setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu di Indonesia

Kongres pertama tersebut digelar di Pendopo Dalem Jayadipuran, yang sekarang menjadi Kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional di Jalan Brigjen Katamso, Yogyakarta.

Adapun dalam pertemuan tersebut didiskusikan isu-isu yang menyangkut perempuan terutama soal hak di bidang pendidikan dan pernikahan. Mereka memperjuangkan bagaimana perempuan bisa memiliki hak yang sama dengan lelaki dalam kedua hal tersebut.

Berdasarkan penelusuran, Kongres Perempuan Indonesia ini diikuti oleh 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera.

Ada sekitar 1000 orang yang hadir dalam kegiatan tersebut. Diantaranya para tokoh perwakilan dari organisasi-organisasi terkemuka di Hindia Belanda, antara lain perkumpulan Boedi Oetomo, Pemuda Indonesia, PSI, Walfadjri, Jong Java, Jong Madoera, Muhammadiyah, dan Jong Islamiten Bond. Serta perwakilan dari organiasi perempuan antara lain Wanita Utomo, Aisyiah, Poetri Indonesia, Wanita Katolik, Wanita Taman Siswa, Sarekat Islam Wanita, dan Jong Islamiten Bond Dames Afdeling.

Dari kongres ini, diperoleh beberapa keputusan, meliputi :
  1. Pendirian badan federasi bersama untuk menyatukan organisasi-organisasi perempuan bernama Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia atau PPPI.
  2. Menerbitkan surat kabar dengan susunan pengurus dari anggota PPPI yang antara lain Nyi Hadjar Dewantara, Hadjinah, Ny Ali Sastroamidjojo, Ismoediati, Budiah dan Soenaryati.
  3. Mendirikan studiefonds yang bisa dimanfaatkan oleh perempuan tidak mampu.
  4. Melakukan penguatan pada kegiatan kepanduan putri.
  5. Mencegah terjadinya perkawinan anak-anak.
  6. Mengirimkan mosi kepada pemerintah yang berisi tuntutan supaya diadakan fonds atau dana bagi janda dan anak-anak, tuntutan tak mencabut dana pensiun, memperbanyak sekolah untuk putri.
  7. Serta tuntutan kepada Raad (pengadilan) agama agar setiap proses thalak bisa diperkuat dengan bukti tertulis dan sesuai dengan peraturan agama.


DITOLAK KAUM KOLOT

Ketua Kongres RA Soekonto dalam sambutannya menjelaskan bahwa kongres ini tak terlepas dari tentangan kaum kolot yang masih memandang rendah kaum perempuan.

Dalam buku berjudul Kongres Perempuan Pertama karya Susan Blackburn disebutkan bahwa tentangan tersebut terutama berisi kritik antara lain yang memendang bahwa perempuan Indonesia belum matang untuk berserikat, bermufakat dan berkumpul.

Disebutkan pula bahwa perempuan Indonesia tidak perlu memikirkan kehidupan lantaran itu merupakan tanggung jawab laki-laki.

"Zaman sekarang adalah zaman kemajuan. Oleh karena itu, zaman ini sudah waktunya mengangkat derajat kaum perempuan agar kita tidak terpaksa duduk di dapur saja. Sudah pasti perkataan saya ini tidak bermaksud melepaskan perempuan Indonesia dari dapur. Kecuali harus menjadi nomor satu di dapur, kita juga harus turut memikirkan pandangan kaum laki-laki sebab sudah menjadi keyakinan kita bahwa laki-laki dan perempuan mesti berjalan bersama-sama dalam kehidupan umum. Artinya perempuan tidak menjadi laki-laki, perempuan tetap perempuan, tetapi derajatnya harus sama dengan laki-laki, jangan sampai direndahkan seperti jaman dulu," demikian salah satu potongan dalam sambutan yang dibacakan Ketua Kongres.

Atas dasar itulah, para kaum pergerakan perjuangan hak perempuan ini kemudian menggagas untuk melaksanakan kongres yang kemudian disebut Kongres Perempuan Pertama. 


Sumber : jogja.tribunnews.com


Seiring dengan kemajuan zaman, kegiatan pengolahan nilai raport oleh guru dapat dilakukan dengan lebih mudah dan simpel lagi. Mengoleksi nilai harian dan nilai tugas siswa dapat dilakukan langsung melalui aplikasi sederhana pengolahan nilai. Tidak ribet lagi menghitung nilai secara manual dengan kalkulator.

Untuk teman-teman guru yang masih menggunakan kurikulum KTSP, mungkin aplikasi ini dapat digunakan untuk membantu pengolahan nilai siswanya. Ada beberapa aplikasi pengolahan nilai untuk kurikulum KTSP yang pernah saya buat. Pada aplikasi sebelumnya meski lebih lengkap, dilengkapi dengan kalender pendidikan dan absensi siswa ternyata agak ribet dalam penggunaannya. Untuk itulah kali ini saya mencoba menyederhanakan kegiatan penilaian tanpa mengurangi hasil akhir.

Aplikasi ini lebih simpel dalam penginputan nilai siswa. Nilai harian dan nilai tugas di input dalam satu muka sehingga tidak bolak balik ke menu awal saat menginput nilai.

Aplikasi sederhana ini dapat memuat sebanyak 50 siswa. Aplikasi ini dapat digunakan di semua tingkat kelas yang menggunakan kurikulum KTSP dengan jumlah mata pelajaran 10 Mapel.

Bagi teman guru yang membutuhkan atau sekedar ingin mencobanya, silakan download dari link di bawah ini.


Tak ketinggalan untuk kelas rendah saya share sekalian. Tak ada kata telat untuk berbagi. Jangan lupa di ekstrak dulu sebelum digunakan, karena aplikasi di share dalam format rar.

Untuk PANDUAN SINGKAT-nya masih sama.

Ada yang bertanya, apakah KD-nya sudah sesuai ? KD yang ada di aplikasi diambil dari lampiran Permendikbud No. 24 Tahun 2016 tentang KI dan KD pada Kurikulum 2013, sedangkan untuk KD Mulok Bahasa Jawa untuk Jawa Timur diambil dari Lampiran Pergub No. 19 Tahun 2014 tentang Bahasa Daerah sebagai Muatan Lokal Wajib di Sekolah. Untuk Mulok lain silakan di isi sendiri ya... hehe

Ada juga pertanyaan bagaimana aplikasi ini dibuat ? Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan Microsof Excel 2016. Bisa dibuka di versi di bawahnya, hanya untuk Office 2007 mungkin comment tidak bisa muncul.

Aplikasi bukan yang terbaik, jika diperlukan silakan diedit sesuai keperluan. Tak ada gading yang tak retak, tiada karya yang tiada cacat celanya.

Silakan bagi yang membutuhkan, bisa download dari link yang sudah disediakan.

LINK DOWNLOAD
1. Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Kelas 1 Semester 1
2. Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Kelas 2 Semester 1
3. Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 Kelas 3 Semester 1


Masih dalam suasana awal liburan.....
Apa kabar teman-teman semua, sudah beres PR-nya ???
Setelah kemarin mencoba share aplikasi Penilaian Kurikulum 2013, datang inbok yang mengatakan file tidak bisa dibuka karena corrupt.

Kali ini saya coba share ulang dalam versi lengkap dengan format RAR. Untuk membukanya setelah download aplikasi silakan di ekstrak dulu. Pastikan di laptop teman-teman sudah terinstall aplikasi Winrar atau aplikasi lain yang bisa untuk membuka file rar.

Untuk panduan singkat masih sama, silakan baca PANDUAN SINGKAT DI SINI.

Akhirnya, semoga bisa memberikan manfaat. Silakan download dari link yang tersedia di bawah.
1. Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 untuk kelas 4 Semester 1
2. Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 untuk kelas 5 Semester 1
3. Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 untuk kelas 6 Semester 1


Saat ini untuk sekolah yang telah menerapkan kurikulum 2013, memang belum semua kelas. Sebagian masih melaksanakan pembelajaran dengan Kurikulum KTSP. Dengan diberlakukannya Kurikulum 2013 bagi sebagian guru merasa berat dalam proses penilaiannya.

Untuk itu saya mencoba melengkapi aplikasi penilaian Kurikulum 2013, untuk membantu teman-teman mempersiapkan Raport Kurikulum 2013. Kali ini saya share Aplikasi Raport Kelas 2 Kurikulum 2013 untuk semester 1.

Seperti aplikasi sebelumnya, aplikasi ini tak beda jauh fitur dan cara pengoperasiannya. Panduan penggunaan bisa di baca PANDUAN PENGGUNAANNYA.

Silakan bagi teman-teman guru kelas 2 yang memerlukannya bisa mendownload dari link yang tersedia.

Akhirnya, semoga aplikasi ini bisa memberikan manfaat dan meringankan teman-teman dalam membuat penilaian untuk siswa-siswinya.

DOWNLOAD APLIKASI RAPORT KELAS 2 SEMESTER 1


Masih ada banyak guru yang merasa kesulitan dengan penilaian pada Kurikulum 2013 yang di rasa sangat berat. Namun ada banyak guru di antara kita yang tidak tinggal untuk mencari solusi dan menciptakan solusi.

Ada banyak aplikasi penilaian Kurikulum 2013 yang beredar di sekeliling kita dengan semua kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dapat kita manfaatkan secara gratis maupun berbayar.
Semua diciptakan untuk membantu teman-teman guru untuk menyederhanakan proses penilaian sehingga kegiatan penyelesaian Raport Kurikulum 2013 tidak dirasa berat lagi.

Pada tahun pelajaran yang lalu saya telah share aplikasi penilaian Kurikulum 2013 untuk membantu teman-teman guru kelas 1 dan 4 Sekolah Dasar. Kali ini saya share aplikasi yang sama dengan beberapa penyederhanaan, perbaikan dan penambahan yang tujuannya untuk memudahkan teman-teman guru semua dalam mempersiapkan Raport Kurikulum 2013.

Beberapa penyederhanaan yang saya maksudkan adalah :
  • Input nilai per KD per tema
  • Input catatan siswa menjadi satu sheet saja
Perbaikan dalam aplikasi ini adalah :
  • KKM bisa di edit sesuai dengan KKM yang ditetapkan sekolah
  • KD bisa diedit sesuai kebutuhan, misalnya KD agama dan Mulok sesuai dengan mapel yang diajarkan di sekolah.
Sedangkan untuk penambahan fiturnya adalah :
  • Aplikasi ini support untuk 3 mapel agama
  • Fitur Sortir Agama, sehingga saat input nilai tidak salah dengan siswa lain yang beda agama
  • Penambahan menu KKM
  • Penambahan menu edit deskripsi jika diperlukan
  • Footer nama siswa dalam setiap halaman raport yang dapat di edit agar tidak tertukar dengan siswa lain
  • Penambahan warna merah pada rekap nilai pada nilai di bawah KKM.
Aplikasi ini sangat mudah di operasikan bahkan oleh guru yang awam sekalipun, sepanjang bisa melakukan input data dengan laptop. Karena aplikasi ini sudah melakukan penghitungan sendiri. Guru tidak perlu menginput secara manual setiap KD dari semua mata pelajaran. Kecuali jika ada perubahan mata pelajaran Agama atau Mulok.

PETUNJUK PENGGUNAAN APLIKASI
  1. Silakan unduh aplikasinya dari link yang tersedia
  2. Setelah itu silakan dibuka dan apabila muncul warning untuk enable content atau enable macro, silakan klik tombol enable-nya.
  3. Mulailah dengan mengisi data sekolah.
  4. Isikan KKM sekolah jangan sampai lupa.
  5. Isikan data siswa, akan lebih baik lagi jika data siswa langsung copy paste dari file excel Daftar PD yang dapat didownload dari aplikasi Dapodik di sekolah kita, sehingga akan mengurangi kesalahan penulisan nama, NISN, tanggal lahir serta data-data lain.
  6. Untuk mengisi kolom agama, agar bisa SORTIR siswa silakan manfaatkan menu pilihan agama yang tersedia.
  7. Menu SORTIR anak sesuai agama hanya pada mata pelajaran agama.
  8. Jika melakukan perubahan KD pada mapel agama, jangan lupa setelah edit KD, lakukan SORTIR KD baru SORTIR AGAMA, ingat.... jangan terbalik ya.
  9. Untuk pelajaran mulok silakan di sesuaikan KD-nya melalui EDIT KD.
  10. Setelah semua selesai, INPUT NILAI KI-1, KI-2, KI-3, dan KI-4 dengan klik tombol yang sudah disediakan di menu awal (HOME).
  11. Pencetakan Raport per dengan cara klik panah naik turun sesuai Nomor Absen Siswa.
  12. Lanjutkan dengan Pencetakan CATATAN
  13. Pencetakan SAMPUL jika diperlukan
  14. Menu rekap untuk mengecek nilai siswa dalam satu kelas.
  15. Menu MUTASI diperlukan jika siswa pindah sekolah saja.
EDIT KD
Untuk mengedit KD, silakan edit pada kolom yang disediakan tanpa menghapus kolomnya. Kolom yang tidak terpakai dibiarkan kosong.

EDIT APLIKASI
Apabila diperlukan aplikasi dapat diedit dan disesuaikan dengan kebutuhan.

Semoga bermanfaat ya.....
Salam dari Pacitan, dari seorang guru yang sedang belajar.


DOWNLOAD APLIKASI RAPORT KELAS 1 SEMESTER 1

Presiden Jokowi saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Guru Ke-72
di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan komitmen untuk melaksanakan Undang-Undang Guru dan Dosen dengan baik, mendorong sertifikasi, dan tidak pernah akan menghentikan tunjangan profesi guru.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi sebagai respons pertama dari permohonan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dalam sambutan awal saat acara puncak Peringatan Hari Guru Nasional ke-72 di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Sabtu (2/12).

“Saya percaya peningkatan mutu guru perlu dibarengi dengan kebaikan kesejahteraan yang tentu harus disesuaikan dengan kemampuan negara. Karena itu, saya mohon agar persoalan sertifikasi dapat dilaksanakan dengan baik dan tunjangan profesi bagi guru yang telah disertifikasi dibayarkan tepat waktu dan tepat jumlah,” ujar Presiden. 

Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan kalau akan mengecek dan mengontrol hal itu. Ia juga menambahkan tidak ingin mendengar berbagai keluhan proses pencairan dan keterlambatan tunjangan profesi karena negara telah mengalokasikannya dengan baik. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan komitmen sebagai bentuk penghargaannya kepada guru. Ia juga meminta agar kerja sama dan koordinasi aparat pusat dan daerah harus semakin ditingkatkan.

“Yang kedua, tugas guru adalah mendidik dengan sebaik-baiknya terhadap siswa-siswanya. Seharusnya tugas guru lebih banyak bersama peserta didik agar terjadi proses pendidikan yang berkualitas,” tambah Kepala Negara. 

Berbagai urusan administrasi, lanjut Presiden, yang menjadi keluhan guru dalam beragam bentuk seperti kenaikan pangkat, sertifikasi, pencairan tunjangan profesi, inpassing bagi guru swasta dan yang lain-lainnya seharusnya dapat disederhanakan. Ia menambahkan agar pengurusan administrasi jangan lagi ruwet-ruwet dan mbulet-mbulet sehingga semuanya harus dapat disederhanakan. 

“Ini saya titip kepada Mendikbud, kepada Menpan, kepada Gubernur, kepada Bupati, kepada Wali Kota, jika pelayanan publik sekarang sudah jauh lebih baik, terbuka dan transparan, saya harap sistem layanan tata kelola guru pusat dan daerah juga bisa lebih cepat, lebih efektif, dan lebih efisien,” tambah Presiden.

Yang ketiga, sambung Presiden, bahwa betul negara Indonesia sekarang ini sedang giat membangun infrastruktur agar terjadi pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh tanah air. Untuk itu, lanjut Presiden, kekurangan guru akan diisi secara bertahap sesuai kemampuan pemerintah dengan mengedepankan meritrokasi. 

“Guru-guru yang telah mengabdi lama sepanjang memiliki kualifikasi dan kompetensi, akan diberikan kesempatan terlebih dahulu, jangan ditutup kesempatan mereka. Sedangkan guru-guru 3T, guru yang berada pada posisi terdepan, terluar, tertinggal, yang telah mengabdi puluhan tahun, yang memiliki kompetensi dan kualifikasi, harus diberikan prioritas,” jelas Presiden Jokowi. 

Pemerintah, menurut Presiden, tidak akan meninggalkan para guru yang telah mengabdi dengan gigih. “Kita harus sabar dan yakin untuk bersama-sama membangun negeri ini. Ada banyak ruang untuk membantu guru. Seperti melalui bantuan BOS dari waktu-waktu akan diperbaiki jumlah, maupun kualitas dan lain-lainnya,” tutur Presiden.

Kepala Negara juga meminta agar Kemdikbud, Kemenpan, BKN, dan Pemda melakukan rapat koordinasi untuk memastikan pengisian kekurangan guru bisa dilakukan dengan baik tanpa meninggalkan kesempatan bagi guru tidak tetap.

Di bagian akhir sambutan, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kesadaran untuk maju demi masa depan bangsa ini sangat diperlukan dari elemen bangsa utamanya dunia pendidikan dan guru.

“Oleh karena itu, saya menitipkan masa depan bangsa ini kepada abdi negara agar mengurus pendidikan secara benar serta komitmen guru untuk memberikan yang terbaik dalam melaksanakan pengabdian bagi anak didik kita, generasi penerus kita dan penentu masa depan kita,” pungkas Presiden. 

ASPIRASI PGRI

Sebelumnya, Unifah Rosyidi, dalam sambutan sebagai Ketua Umum PGRI, menyampaikan harapan agar Presiden Jokowi mendengar suara guru, pendidik, dan tenaga kependidikan. Ia menambahkan bahwa masalah administrasi, kesejahteraan, dan pengisian guru untuk daerah terdepan, terluar, serta tertinggal menjadi perhatian Presiden Jokowi.

“PGRI secara konsisten memperjuangkan aspirasi anggota yang kami suarakan dengan cara-cara yang mengedepankan nilai-nilai kesantuan, etika, dan dialog melalui pemikiran yang rasional berbasis data,” ungkap Unifah saat menyampaikan harapan kepada Presiden Jokowi.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam acara tersebut, Mendikbud Muhadjir Effendy, KSP Teten Masduki, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (RMI/JAY/EN)

sumber : setkab.go.id

Selain hari-hari besar Nasional/ Internasional dan hari-hari besar keagamaan yang ditetapkan sebagai hari libur Nasional, sebenarnya masih terdapat banyak sekali hari-hari penting yang ditetapkan sebagai hari-hari besar nasional namun tidak ditetapkan sebagai hari libur Nasional. Hari-hari penting tersebut pada umumnya ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden, seperti contohnya Hari Guru Nasional yang ditetapkan oleh Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 dan Hari Pers Nasional yang ditetapkan oleh Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985. Meskipun tidak merupakan hari libur nasional, Hari-hari besar tersebut penting untuk dikenang dan diperingati sebagai hari yang bersejarah dan juga untuk mengetahui makna-makna dibalik peringatan hari-hari besar nasional tersebut.

Berikut ini adalah daftar Hari-hari Besar Nasional di Indonesia serta beberapa hari-hari penting Internasional yang juga diperingati sebagai hari besar di Indonesia.

BULAN JANUARI
  • 01 Januari : Hari Tahun Baru Masehi (Internasional)
  • 03 Januari : Hari Departemen Agama
  • 05 Januari : Hari Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL)
  • 10 Januari : Hari Gerakan Satu Juta Pohon (Internasional)
  • 10 Januari : Hari Tritura
  • 15 Januari : Hari Darma Samudra
  • 25 Januari : Hari Gizi Dan Makanan
  • 25 Januari : Hari Kusta (Internasional)

BULAN FEBRUARI
  • 02 Februari : Hari Lahan Basah Sedunia (Internasional)
  • 04 Februari : Hari Kanker Dunia (Internasional)
  • 05 Februari : Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi (Zeven Provinciën)
  • 09 Februari : Hari Pers Nasional (HPN)
  • 09 Februari : Hari Kavaleri
  • 14 Februari : Hari Peringatan Pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA)
  • 22 Februari : Hari Istiqlal
  • 28 Februari : Hari Gizi Nasional Indonesia

BULAN MARET
  • 01 Maret : Hari Peringatan Peristiwa Serangan Umum di Yogyakarta
  • 01 Maret : Hari Kehakiman Nasional
  • 06 Maret : Hari KOSTRAD (Komando Strategis Angkatan Darat)
  • 08 Maret : Hari Perempuan (Internasional)
  • 09 Maret : Hari Musik Nasional
  • 10 Maret : Hari Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI)
  • 11 Maret : Hari Surat Perintah 11 Maret (Supersemar)
  • 15 Maret : Hari Hak Konsumen Sedunia (Internasional)
  • 17 Maret : Hari Perawat Nasional
  • 18 Maret : Hari Arsitektur Indonesia
  • 20 Maret : Hari Dongeng Sedunia (Internasional)
  • 21 Maret : Hari Puisi Sedunia (Internasional)
  • 21 Maret : Hari Down Syndrome (Internasional)
  • 21 Maret : Hari Hutan Sedunia (Internasional)
  • 22 Maret : Hari Air Sedunia (Internasional)
  • 23 Maret : Hari Meteorologi Sedunia (Internasional)
  • 24 Maret : Hari Peringatan Bandung Lautan Api
  • 24 Maret : Hari Tuberkulosis Sedunia (Internasional)
  • 30 Maret : Hari Film Indonesia

BULAN APRIL
  • 01 April : Hari Bank Dunia (Internasional)
  • 02 April : Hari Peduli Autisme Sedunia (Internasional)
  • 02 April : Hari Buku Anak Sedunia (Internasional)
  • 06 April : Hari Nelayan Indonesia
  • 07 April : Hari Kesehatan (Internasional)
  • 09 April : Hari TNI Angkatan Udara (TNI AU)
  • 16 April : Hari KOPASSUS (Komando Pasukan Khusus)
  • 17 April : Hari Hemophilia Sedunia (Internasional)
  • 18 April : Hari Peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA)
  • 19 April : Hari Pertahanan Sipil (HANSIP)
  • 20 April : Hari Konsumen Nasional
  • 21 April : Hari Kartini
  • 22 April : Hari Bumi (Internasional)
  • 23 April : Hari Buku Sedunia (Internasional)
  • 24 April : Hari Angkutan Nasional
  • 24 April : Hari Solidaritas Asia-Afrika
  • 25 April : Hari Malaria Sedunia (Internasional)
  • 26 April : Hari Kekayaan Intelektual Sedunia (Internasional)
  • 27 April : Hari Pemasyarakatan Indonesia
  • 28 April : Hari Puisi Nasional
  • 28 April : Hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Internasional)
  • 29 April : Hari Tari (Internasional)

BULAN MEI
  • 01 Mei : Hari Buruh Sedunia (Internasional)
  • 01 Mei : Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat
  • 02 Mei : Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)
  • 05 Mei : Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)
  • 05 Mei : Hari Bidan (Internasional)
  • 17 Mei : Hari Buku Nasional
  • 20 Mei : Hari Kebangkitan Nasional
  • 21 Mei : Hari Peringatan Reformasi
  • 29 Mei : Hari Keluarga
  • 31 Mei : Hari Tanpa Tembakau Sedunia (Internasional)

BULAN JUNI
  1. 01 Juni : Hari Lahir Pancasila
  2. 01 Juni : Hari Anak-anak Sedunia (Internasional)
  3. 03 Juni : Hari Pasar Modal Indonesia
  4. 05 Juni : Hari Lingkungan Hidup Sedunia (Internasional)
  5. 08 Juni : Hari Laut Sedunia
  6. 21 Juni : Hari Krida Pertanian
  7. 24 Juni : Hari Bidan Nasional
  8. 26 Juni : Hari Anti Narkoba Sedunia (Internasional)
  9. 29 Juni : Hari Keluarga Berencana (KB)

BULAN JULI
  • 01 Juli : Hari Bhayangkara
  • 05 Juli : Hari Bank Indonesia
  • 09 Juli : Hari Satelit Palapa
  • 12 Juli : Hari Koperasi Indonesia
  • 17 Juli : Hari Keadilan (Internasional)
  • 22 Juli : Hari Kejaksaan
  • 23 Juli : Hari Anak Nasional
  • 29 Juli : Hari Bhakti TNI Angkatan Udara

BULAN AGUSTUS
  • 01 Agustus : Hari ASI Sedunia (Internasional)
  • 05 Agustus : Hari Dharma Wanita Nasional
  • 08 Agustus : Hari Ulang Tahun ASEAN
  • 09 Agustus : Hari Masyarakat Adat (Internasional)
  • 10 Agustus : Hari Veteran Nasional
  • 10 Agustus : Hari Kebangkitan Teknologi Nasional
  • 12 Agustus : Hari Remaja (Internasional)
  • 14 Agustus : Hari Pramuka (Praja Muda Karana)
  • 17 Agustus : Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
  • 18 Agustus : Hari Konstitusi Republik Indonesia
  • 19 Agustus : Hari Departemen Luar Negeri Indonesia
  • 21 Agustus : Hari Maritim Nasional

BULAN SEPTEMBER
  • 01 September : Hari Jantung Dunia (Internasional)
  • 01 September : Hari Polisi Wanita (POLWAN)
  • 03 September : Hari Palang Merah Indonesia (PMI)
  • 04 September : Hari Pelanggan Nasional
  • 08 September : Hari Aksara (Internasional)
  • 08 September : Hari Pamong Praja
  • 09 September : Hari Olah Raga Nasional
  • 11 September : Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
  • 14 September : Hari Kunjung Perpustakaan
  • 15 September : Hari Demokrasi (Internasional)
  • 16 September : Hari Ozon (Internasional)
  • 17 September : Hari Perhubungan Nasional
  • 17 September : Hari Palang Merah Nasional
  • 21 September : Hari Perdamaian Dunia (Internasional)
  • 24 September : Hari Tani Nasional
  • 26 September : Hari Statistik
  • 27 September : Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)
  • 28 September : Hari Kereta Api
  • 28 September : Hari Jantung Sedunia (Internasional)
  • 29 September : Hari Sarjana Nasional
  • 30 September : Hari Peringatan Pemberontakan G30S/PKI

BULAN OKTOBER
  • 01 Oktober : Hari Kesaktian Pancasila
  • 01 Oktober : Hari Vegetarian Sedunia  (Internasional)
  • 01 Oktober : Hari Lanjut Usia (Internasional)
  • 02 Oktober : Hari Batik Nasional dan Hari Batik Dunia
  • 05 Oktober : Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)
  • 05 Oktober : Hari Guru Sedunia (Internasional)
  • 10 Oktober : Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (Internasional)
  • 14 Oktober : Hari Penglihatan Dunia (Internasional)
  • 15 Oktober : Hari Hak Asasi Binatang (Internasional)
  • 16 Oktober : Hari Pangan Sedunia (Internasional)
  • 16 Oktober : Hari Parlemen Indonesia
  • 20 Oktober : Hari Osteoporosis Sedunia (Internasional)
  • 24 Oktober : Hari Dokter Indonesia
  • 24 Oktober : Hari Perserikatan Bangsa-bangsa (Internasional)
  • 27 Oktober : Hari Penerbangan Nasional
  • 27 Oktober : Hari Listrik Nasional
  • 28 Oktober : Hari Sumpah Pemuda
  • 30 Oktober : Hari Keuangan

BULAN NOVEMBER
  • 05 November : Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
  • 10 November : Hari Ganefo
  • 10 November : Hari Pahlawan
  • 11 November : Hari Bangunan Indonesia
  • 12 November : Hari Kesehatan Nasional
  • 12 November : Hari Ayah Nasional
  • 14 November : Hari Brigade Mobil (BRIMOB)
  • 14 November : Hari Diabetes Sedunia (Internasional)
  • 20 November : Hari Anak (Internasional)
  • 21 November : Hari Pohon (Internasional)
  • 21 November : Hari Televisi Sedunia (Internasional)
  • 22 November : Hari Perhubungan Darat Nasional
  • 25 November : Hari Guru (PGRI)
  • 28 November : Hari Menanam Pohon Indonesia
  • 29 November : Hari KORPRI (Korps Pegawai RI)

BULAN DESEMBER
  • 01 Desember : Hari Artileri
  • 01 Desember : Hari AIDS Sedunia (Internasional)
  • 03 Desember : Hari Penyandang Cacat (Internasional)
  • 07 Desember :  Hari Penerbangan Sipil (Internasional)
  • 09 Desember : Hari Armada Republik Indonesia
  • 09 Desember : Hari Anti Korupsi Sedunia
  • 10 Desember : Hari Hak Asasi Manusia
  • 12 Desember : Hari Transmigrasi
  • 13 Desember : Hari Nusantara
  • 15 Desember : Hari Juang Kartika TNI-AD (Hari Infanteri)
  • 19 Desember : Hari Bela Negara
  • 20 Desember : Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional
  • 22 Desember : Hari Ibu Nasional
  • 22 Desember : Hari Sosial
  • 25 Desember : Hari Natal


HARI-HARI BESAR KEAGAMAAN

Selain Hari-hari besar diatas, terdapat hari-hari Besar Keagamaan yang tidak tercantum pada daftar diatas karena setiap tahun diperingati dengan tanggal yang berubah-ubah.
  • Maulid Nabi Muhammad SAW (Islam)
  • Tahun Baru Imlek (kalender Tionghoa)
  • Nyepi (Hindu)
  • Jumat Agung (Kristen)
  • Paskah (Kristen) — selalu bertepatan dengan hari Minggu
  • Kenaikan Yesus Kristus (Kristen)
  • Waisak (Buddha)
  • Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW (Islam)
  • Idul Fitri (Islam)
  • Idul Adha (Islam)
  • Tahun Baru Hijriyah (Islam)

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget