November 2017

Mutu pendidikan dasar dan menengah adalah tingkat kesesuaian antara penyelenggaraan pendidi-kan dasar dan menengah dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) di sekolah. Mutu pendidikan di sekolah cenderung tidak ada peningkatan tanpa diiringi dengan penjaminan mutu pendidikan oleh sekolah. Penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah sendiri merupakan mekanisme yang sistematis, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa seluruh proses penyelenggaraan pendidikan telah sesuai dengan standar mutu dan aturan yang ditetapkan.

PENTINGNYA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

Penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah merupakan:
  • kesatuan unsur yang terdiri atas organisasi, kebijakan, dan proses terpadu yang mengatur segala kegiatan untuk meningkatkan mutu secara sistematis, terencana dan berkelanjutan.
  • bertujuan memastikan pemenuhan standar pada satuan pendidikan secara sistemik, holistik, dan berkelanjutan, sehingga tumbuh dan berkembang budaya mutu pada satuan pendidikan secara mandiri.
  • berfungsi sebagai pengendali penyelenggaraan pendidikan oleh satuan pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu.
DESAIN SISTEM
Sistem penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah terdiri atas:
  • Sistem penjaminan mutu internal yang dilaksanakan dalam satuan pendidikan dan dijalankan oleh seluruh komponen satuan pendidikan;
  • Sistem penjaminan mutu eksternal yang dilaksanakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, lembaga akreditasi dan lembaga standarisasi pendidikan;
  • Sistem informasi penjaminan mutu yang menunjang implementasi kedua sistem di atas.

Sistem mengikuti siklus kegiatan sesuai dengan komponen masing masing. Siklus sistem penja-minan mutu internal terdiri atas:
  • Penetapan standar sebagai landasan dimana Standar Nasional Pendidikan merupakan krite-ria minimal yang harus dipenuhi.
  • Pemetaan mutu pendidikan yang dilaksanakan oleh satuan pendidikan berdasarkan standar mutu yang telah ditetapkan;
  • Pembuatan rencana peningkatan mutu yang dituangkan dalam rencana kerja sekolah;
  • Pelaksanaan pemenuhan mutu baik dalam program kerja maupun proses pembelajaran;
  • Evaluasi/audit terhadap proses pelaksanaan pemenuhan mutu yang telah dilakukan.

Seluruh siklus ini dilaksanakan oleh satuan pendidikan. Sementara siklus sistem penjaminan mutu eksternal terdiri atas:
  • Pemetaan mutu satuan pendidikan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan;
  • Perencananaan peningkatan mutu yang dituangkan dalam rencana strategis;
  • Fasilitasi pemenuhan mutu di seluruh satuan pendidikan;
  • Monitoring dan evaluasi terhadap proses pelaksanaan pemenuhan mutu;
  • Penetapan dan evaluasi Standar Nasional Pendidikan;
  • Pelaksanaan akreditasi satuan pendidikan dan/atau program keahlian.

Siklus sistem penjaminan mutu eksternal ini dilaksanakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, lembaga standardisasi (BSNP) dan lembaga akreditasi BAN S/M atau lembaga akreditasi mandiri sesuai kewenangan masing-masing.

ACUAN MUTU

Penjaminan mutu pendidikan mengacu pada standar sesuai peraturan yang berlaku. Acuan utama adalah Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang telah ditetapkan sebagai kriteria minimal yang ha-rus dipenuhi oleh satuan pendidikan dan penyelenggara pendidikan.

Standar Nasional Pendidikan terdiri atas:
❖ Standar Kompetensi Lulusan
❖ Standar Isi
❖ Standar Proses
❖ Standar Penilaian
❖ Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
❖ Standar Pengelolaan
❖ Standar Sarana dan Prasarana
❖ Standar Pembiayaan

Kedelapan standar tersebut membentuk rangkaian input, proses, dan output. Standar Kompetensi Lulusan merupakan output dalam rangkaian tersebut dan akan terpenuhi apabila input terpenuhi sepenuhnya dan proses berjalan dengan baik. Standar yang menjadi input dan proses dideskripsi-kan dalam bentuk hubungan sebab-akibat dengan output. Standar dijabarkan dalam bentuk indikator mutu untuk mempermudah kegiatan pemetaan mutu dalam penjaminan mutu pendidikan.

Adapun indikator mutu pendidikan dapat dipelajari lebih lengkap dari Modul INDIKATOR MUTU yang dapat di download dari link yang tersedia.

DOWNLOAD INDIKATOR MUTU PDF

Para ahli gizi mengatakan bahwa telur adalah salah satu makanan paling padat nutrisi. Kandungan nutrisi telur utuh mengandung lebih dari 90% kalsium dan zat besi pada kuning telurnya dan satu telur mengandung 6 gram protein berkualitas tinggi dan 9 asam amino esensial. Sementara buah-buahan memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi yang kita butuhkan.

Karena kandungan yang dimiliki telur dan buah-buahan sangat baik untuk anak yang sedang tumbuh dan berkembang dengan rasa ingin tahu yang tinggi, maka kebiasaan untuk mengkonsumsi telur dan buah-buahan harus dibiasakan sejak dini.

Sosok Bapak Gunardi yang selalu dekat dengan siswa
Kegiatan makan telur dan buah di sekolah menjadi satu kegiatan pembiasaan di SD Negeri Bungur. Seminggu sekali semua siswa membawa telur matang dan buah-buahan apa saja untuk di makan bersama-sama di sekolah.

Ternyata ada lho lagu khusus untuk kegiatan ini. Lagu ini diciptakan oleh Bapak GUNARDI salah seorang Pengawas TK/SD Kecamatan Tulakan. Karyanya yang lain adalah MARS SDN BUNGUR yang selalu dinyanyikan dalam setiap kesempatan di SDN Bungur Pacitan.

Mars Mak Lurah diciptakan dalam Bahasa Jawa sekaligus sebagai salah satu upaya untuk pembiasaan bagi siswa menggunakan Bahasa Jawa sebagai salah satu kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Nah... berikut ini lirik Mars MAK LURAH

MAK LURAH

Cipt : GUNARDI (2013)

Mak Lurah iku cekakane
Makan telur dan buah di sekolah
Sing maksude kanggo ngulinakne siswa
Mangan pangan kang ngandut gizi

Ndog sing wis mateng sumbere protein
Kanggo tuwuh mekare rogo
Dene woh-wohan sumber vitamin
Kanggo njaga kasarasane rogo

DOWNLOAD MARS MAK LURAH (Mp3)

Ujian Nasional memang masih lama, namun pendataan calon peserta UN dilaksanakan jauh-jauh hari untuk menghindari kesalahan data peserta UN. Sehingga pada saat UN dilaksanakan semua sudah siap dengan data yang valid dan akurat.

Pusat Penilaian Pendidikan mengembangkan sistem Pendataan Calon Peserta Ujian Nasional Online 2018 SD/MI berawal pada pelaksanaan UN tahun ajaran 2016/2017 yang mana pada saat itu hanya berfungsi untuk pemeliharaan data siswa saja. Pendataan Calon Peserta Ujian Nasional pada tahun 2016 dan sebelumnya hanya dijaring oleh panitia tingkat Provinsi dengan menggunakan program secara offline dan waktu deadline yang digunakan terlalu dekat dengan pelaksanaan UN.

Sejalan dengan bergeraknya waktu, dan kebutuhan rekap data calon peserta UN yang lebih awal serta berkembangnya teknologi yang mudah didapat dan digunakan, maka di rasa perlu merubah metode pendataan yang biasa di gunakan pada waktu lampau dengan metode online. Untuk itulah Pusat data Penilaian Pendidikan membuat “Panduan Sistem Pendataan Calon Peserta Ujian Nasional Online 2018” untuk mempermudah penggunaannya.

Panduan ini merupakan gabungan dari beberapa modul Sistem Pendataan Calon Peserta Ujian Nasional Online 2018, yang khusus membahas pendataan calon peserta secara online.

Untuk mengetahui lengkap silakan unduh PEDOMAN PENDATAAN CALON PESERTA UN SD/MI TAHUN PELAJARAN 2017/2018 pada link download yang tersedia.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by Maliketh. Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget