April 2017

Menemukan catatan kecil di medsos, sayang sekali kalau tidak diarsipkan. Petuah bagi mereka yang sedang belajar. Belajar di sekolah, belajar di rumah, di lingkungan atau dimana saja.

Menuntut ilmu wajib hukumnya bagi kita. Banyak cara untuk mendapatkan ilmu, melalui sekolah, majelis ilmu, kepada guru ngaji, dan sebagainya. Namun, untuk mendapatkan ilmu ada syarat yang harus dipenuhi. Segala sesuatu yang ingin kita dapatkan harus kita tunaikan syaratnya. Tak ada yang tak bersyarat.

Yang tekait dengan ilmu, apa syarat atau rukunnya?

Ala, lan tanalal ‘ilma illa bissitatin, sa’umbika an tafshiliha bibayani: dzaka’in, wa hirshin, washtibarin, wabulghatin, wa irsyadi ustadzin, wa thuli zamani.
(Ingatlah, ada 6 syarat untuk memperoleh kecerdasan, semangat, sabar, dan ongkos (biaya), bimbingan guru, dan dalam tempo waktu yang lama.)

Syarat pertama, Niat, tekad, dan kemauan harus ada untuk menumbuhkan motivasi. Tapi motivasi tu tidaklah cukup. Kita butuh syarat kedua, kecerdasan. Kecerdasan itu terberi (given), tapi bisa kita asah. Yakinlah bahwa Allah memberikan yang terbaik bagi setiap kita, meskipun kecerdasan kita berbeda-beda. Misalnya, ada kecerdasan di sebelah sini yang lebih dominan dan kecerdasan sana yang kurang dominan. Namun, Allah tidak menciptakan segala sesuatu yang sia-sia.

Syarat ketiga, harus sabar. Sabar bermakna mengikuti prosedur. Ada tahapan-tahapan yang perlu dilalui. Meskipun perlu suatu terobosan, tapi terobosan itu tetap saja menjadi bagian dari prosedur yang mesti dpenuhi syarat-syaratnya.

Syarat keempat, modal. Bisasanya terkait modal finansial. Bukan berarti harus dimiliki sendiri, urusan ilmu itu bisa jadi bukan tanggung jawab pribadi saja melainkan juga masyarakat dan pemerintah. Maka seharusnya semua ikut memberikan kontribusi.

Yang tidak kalah penting, syarat kelima, harus ada petunjuk dari guru atau pendidik, meskipun kita bisa menambah ilmu secara otodidak belajar bersama guru pasti lebih baik. Syarat keenam, menuntut ilmu, mempelajari sesuatu butuh waktu. Tidak ada ceritanya menuntut imu secara cepat dan kilat.

Insya Allah, bila kita memenuhi enam syarat ini, kita akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

(Dikutip dar buku “Menyemai Kreator Peradaban”)


Selamat pagi teman-teman guru kelas 4 dan juga teman-teman OPS semua....

Jika kemarin sudah saya share Aplikasi Penilaian untuk kelas 1 Sekolah Dasar dengan Kurikulum 2013, maka saatnya saya share Aplikasi Penilaian untuk Kelas 4 Kurikulum 2013.

Pengolahan nilai pada Kurikulum 2013 tentu saja berbeda dengan Kurikulum KTSP. Sesuai dengan Surat Edaran dari Kemendikbud Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor : 3683/D2/TU/2016 Tanggal : 15 Desember 2016, maka pengolahan nilai bagi sekolah yang memberlakukan kurikulum 2013 menggunakan panduan penilaian edisi Revisi 2016. Buku panduan Revisi menggantikan Panduan Penilaian yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah pada Desember 2015.

Format rapor dalam Dokumen Panduan Penilaian Edisi Revisi ini tidak berubah dari edisi sebelumnya: format rapor tetap sama dengan format rapor dalam Dokumen Panduan Penilaian Edisi Desember 2015.

Dokumen Panduan Penilaian Edisi Revisi ini digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan proses penilaian mulai semester genap tahun ajaran 2016/2017.

Secara sederhana proses pengolahan dan pelaporan hasil belajar pada kurikulum 2013 dapat di gambarkan sebagai berikut :
Untuk lebih jelasnya tentang tata cara pengolahan dan pelaporan hasil belajar kurikulum 2013, silakan download penjelasannya dalam bentuk power point pada link yang tersedia di bawah.

Untuk membantu mengolah nilai raport kelas 4 kurikulum 2013, saya mencoba membuat aplikasi sederhana dalam format excel yang mudah dalam penggunaannya. Dengan harapan dapat membantu meringankan tugas teman-teman guru dalam melakukan pengolahan nilai siswanya.

Silakan bagi yang ingin mengetes aplikasinya bisa di download dari link di bawah. Mohon jika menemukan error atau kesalahan aplikasi untuk menyampaikan kepada saya sebagai masukan dan bahan perbaikan pada karya selanjutnya.

Akhirnya, semoga bermanfaat bagi teman-teman semua.

1. DOWNLOAD APLIKASI RAPORT KELAS 4 SEMESTER 2
2. DOWNLOAD PPT PENGOLAHAN DAN PELAPORAN HASIL BELAJAR
3. DOWNLOAD PANDUAN PENILAIAN EDISI REVISI TAHUN 2016

Bapak Indartato, Bupati Pacitan. Dalam suatu kesempatan di SD Negeri Bungur Pacitan

Sebentar lagi kita akan memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2017. Salah satu lagu yang harus dinyanyikan dalam kegiatan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2017 adalah lagu yang berjudul Wajib Belajar Karya RN Sutarmas dan H. Winarno.

Berikut ini adalah lirik lagu Wajib Belajar dan versi MP3 nya yang dapat di download dari link yang tersedia di bawah.

WAJIB BELAJAR

Lagu : Restu Narwan Sutarmas
Syair : Restu Narwan Sutarmas dan H. Winarno
Arr    : FX. Sutopo


Mari kita laksanakan wajib belajar
Putra putri tunas bangsa
Harapan negara
Wajib belajar cerdaskan
Kehidupan bangsa
'ntuk menuju masyarakat
Adil sejahtera

Gunakan waktumu isilah hidupmu
Tekunlah belajar giatlah bekerja
Berantas kebodohan perangi kemiskinan
Habis gelap terbit terang
Hari depan cerlang

Ayo kita giatkan wajib belajar
Jangan putus tengah jalan marilah tamatkan
Tanam ilmu sekarang
Petik hari depan
Cerdas trampil berwibawa penuh daya cipta

Gunakan waktumu isilah hidupmu
Tekunlah belajar giatlah bekerja
Jadikan tunas bangsa inti pembangunan
Adil makmur sejahtera
Merata bahagia

DOWNLOAD LAGU WAJIB BELAJAR MP3
DOWNLOAD LAGU WAJIB BELAJAR INSTRUMEN

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 30 Maret 2017, juga memuat aturan tentang cuti bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Menurut PP ini, cuti diberikan oleh PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian), yang  dapat didelegasikan sebagian wewenangnya kepada pejabat di lingkungannya untuk memberikan cuti, kecuali ditentukan lain dalam Peraturan Pemerintah ini atau peraturan perundang-undangan lainnya.

“Cuti bagi PNS yang ditugaskan pada lembaga yang bukan bagian dari kementerian atau lembaga diberikan oleh pimpinan lembaga yang bersangkutan kecuali cuti di luar tanggungan negara,” bunyi Pasal 309 ayat (3) PP tersebut.

Dalam PP ini disebutkan, cuti terdiri atas: a. Cuti tahunan; b. Cuti besar; c. Cuti sakit; d. Cuti melahirkan; e. Cuti karena alasan penting; f. Cuti bersama; dan g. Cuti di luar tanggungan negara.

CUTI TAHUNAN
PP ini menyebutkan, PNS dan calon PNS yang telah bekerja paling kurang 1 (satu) tahun secara terus menerus berhak atas cuti tahunan. Lamanya hak atas cuti tahunan sebagaimana dimaksud adalah 12 (dua belas) hari kerja.

Untuk menggunakan hak atas cuti tahunan sebagaimana dimaksud, PNS atau calon PNS yang bersangkutan mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti tahunan. “Hak atas cuti tahunan sebagaimana dimaksud diberikan secara tertulis oleh PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti tahunan,” bunyi Pasal 312 ayat (4) PP ini.

Dalam hal hak atas cuti tahunan yang akan digunakan di tempat yang sulit perhubungannya, menurut PP ini, jangka waktu cuti tahunan tersebut dapat ditambah untuk paling lama 12 (dua belas) hari kalender.

Hak atas cuti tahunan yang tidak digunakan dalam tahun yang bersangkutan, menurut PP ini, dapat digunakan dalam tahun berikutnya untuk paling lama 18 (delapan belas) hari kerja termasuk cuti tahunan dalam tahun berjalan.

“Hak atas cuti tahunan yang tidak digunakan 2 (dua) tahun atau lebih berturut-turut, dapat digunakan dalam tahun berikutnya untuk paling lama 24 (dua puluh empat) hari kerja termasuk hak atas cuti tahunan dalam tahun berjalan,” bunyi Pasal 313 ayat (2) PP ini.

PNS yang menduduki Jabatan guru pada sekolah dan Jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat liburan menurut peraturan perundang-undangan, menurut PP ini, disamakan dengan PNS yang telah menggunakan hak cuti tahunan.

CUTI BESAR
PP ini juga menyebutkan, PNS yang telah bekerja paling singkat 5 (lima) secara terus menerus, menurut PP ini. berhak lama 3 (tiga) bulan. Ketentuan paling singkat 5 (lima) tahun secara terus menerus dikecualikan bagi PNS yang masa kerjanya belum 5 (lima) tahun, untuk kepentingan agama. PNS yang menggunakan hak atas cuti besar, menurut PP ini,  tidak berhak atas cuti tahunan dalam tahun yang bersangkutan.

“Hak cuti besar diberikan secara tertulis oleh PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti besar. Namun hak cuti besar dapat ditangguhkan penggunaannya oleh PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti besar untuk paling lama 1 (satu) tahun apabila kepentingan dinas mendesak, kecuali untuk kepentingan agama,” bunyi Pasal 317 PP ini.

CUTI SAKIT
Menurut PP ini, setiap PNS yang menderita sakit berhak atas cuti sakit. PNS yang sakit lebih dari 1 (satu) hari sampai dengan 14 (empat belas) hari, menurut PP ini, berhak atas cuti sakit, dengan ketentuan PNS yang bersangkutan harus mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenangng untuk memberikan hak atas cuti sakit dengan melampirkan surat keterangan dokter.

PNS yang menderita sakit lebih dari 14 (empat belas) hari, menurut PP ini, berhak atas cuti sakit, dengan ketentuan PNS yang bersangkutan harus mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti sakit dengan melampirkan surat keterangan dokter pemerintah.

Hak atas cuti sakit sebagaimana dimaksud  diberikan untuk waktu paling lama I (satu) tahun. Jangka waktu cuti sakit sebagaimana dimaksud dapat ditambah untuk paling lama 6 (enam) bulan apabila diperlukan, berdasarkan surat keterangan tim penguji kesehatan yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

PNS yang mengalami gugur kandungan, menurut PP ini, berhak atas cuti sakit untuk paling lama 1 1/2 (satu setengah) bulan.

“Untuk mendapatkan hak atas cuti sakit sebagaimana dimaksud , PNS yang bersangkutan mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti sakit dengan melampirkan surat keterangan dokter atau bidan,” bunyi Pasal 321 ayat (2) PP ini.

CUTI MELAHIRKAN
PP ini juga menyebutkan,  untuk kelahiran anak pertama sampai dengan kelahiran anak ketiga pada saat menjadi PNS, berhak atas cuti melahirkan. Untuk kelahiran anak keempat dan seterusnya, kepada PNS diberikan cuti besar. Lamanya cuti melahirkan sebagaimana dimaksud adalah 3 (tiga) bulan.

Untuk dapat menggunakan hak atas cuti melahirkan sebagaimana dimaksud, menurut PP ini, PNS yang bersangkutan mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti melahirkan.

“Hak cuti melahirkan sebagaimana dimaksud diberikan secara tertulis oleh PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti melahirkan,” bunyi Pasal 326 ayat (2) PP ini.

CUTI KARENA ALASAN PENTING
Menurut PP ini, PNS berhak atas cuti karena alasan penting, apabila: a. ibu, bapak, isteri atau suami, anak, adik, kakak, mertua, atau menantu salit keras atau meninggal dunia; b. salah seorang anggota keluarga yang dimaksud pada huruf a meninggal dunia, dan menurut peraturan perundang-undangan PNS yang bersangkutan harus mengurus hak-hak dari anggota keluarganya yang meninggal dunia; atau c. Melangsungkan perkawinan.

“Lamanya cuti karena alasan penting ditentukan oleh PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti karena alasan penting paling lama 1 (satu) bulan,” bunyi Pasal 330 PP Nio. 11 Tahun 2017 itu.

CUTI BERSAMA
PP ini menegaskan, Presiden dapat menetapkan cuti bersama. Cuti bersama sebagaimana dimaksud tidak mengurangi hak cuti tahunan.

PNS yang karena Jabatannya tidak diberikan hak atas cuti bersama, menurut PP ini, hak cuti tahunannya ditambah sesuai dengan jumlah cuti bersama yang tidak diberikan. Cuti bersama sebagaimana dimaksud ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

CUTI DI LUAR TANGGUNGAN NEGARA
PP ini juga menyebutkan, PNS yang telah bekerja paling singkat 5 (lima) tahun secara terus-menerus karena alasan pribadi dan mendesak dapat diberikan cuti di luar tanggungan negara. Cuti di luar tanggungan negara itu dapat diberikan untuk paling lama 3 (tiga) tahun.

“Jangka waktu cuti di luar tanggungan negara sebagaimana dimaksud dapat diperpanjang paling lama I (satu) tahun apabila ada alasan-alasan yang penting memperpanjangnya,” bunyi Pasal 334 ayat (3) PP ini.

Menurut PP ini, cuti di luar tanggungan negara mengakibatkan PNS yang bersangkutan diberhentikan dari Jabatannya. Jabatan yang menjadi lowong karena pemberian cuti di luar tanggungan negara harus diisi.

Untuk mendapatkan cuti di luar tanggungan negara, menurut PP ini, PNS yang bersangkutan mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK disertai dengan alasan. “Cuti di luar tanggungan negara hanya dapat diberikan dengan surat keputusan PPK setelah mendapat persetujuan dari Kepala BKN,” bunyi Pasal 336 ayat (2) PP ini.

Menurut PP ini, selama menjalankan cuti di luar tanggungan negara, PNS yang bersangkutan tidak menerima penghasilan PNS. Dan selama menjalankan cuti di luar tanggungan negara tidak diperhitungkan sebagai masa kerja PNS.

Ditegaskan dalam PP ini, PNS yang sedang menggunakan hak atas cuti dapat dipanggil kembali bekerja apabila kepentingan dinas mendesak. Dalam hal PNS dipanggil kembali bekerja sebagaimana dimaksu, menurut PP ini, jangka waktu cuti yang belum dijalankan tetap menjadi hak PNS yang bersangkutan.

Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pemberian cuti diatur dengan Peraturan Kepala BKN (Badan Kepegawaian Negara).

“Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 364 Peratuan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 7 April 2017 itu.

Sumber : setkab.go.id

Pasti pernah mengalami kinerja laptop menurut dan terasa lemot. Pastinya akan sangat mengganggu kenyamanan dan kinerja kita. Banyak hal yang yang menjadi penyebab dan pemicu laptop lambat. Bisa karena softwarenya atau hardwarenya.

Kali ini saya ingin berbagi sedikit tips yang mungkin teman-teman mengalami hal yang sama. 

Berikut ini beberapa penyebab umum yang sering terjadi yang menyebabkan laptop lemot dan solusinya.

SERANGAN VIRUS
Virus yang bersarang pada laptop dapat menyebabkan kinerja dari laptop itu menjadi lambat, karena sebagian virus ada yang tinggal di memory pada saat laptop pertama kali melakukan booting, dan juga ada tipe virus yang sengaja memenuhi beban memory yang akhirnya memperlambat kinerja dari sebuah laptop. Untuk itu sebaiknya pastikan anti virus yang terpasang pada perangkat anda selalu terupdate, dan jangan lupa untuk melakukan scanning system secara teratur.

Salah satu tipe dari virus yang cukup menyebalkan ialah adware. Cirinya adalah ketika kita membuka browser, langsung muncul iklan dari search engine nya atau homepagenya bukan default dari browser tersebut. Ini mengindikasikan bahwa laptop Anda telah terkena virus adware. Adware masuk kadang tanpa kita sadari. Misalnya pada saat kita mendownload dari internet yang ternyata di tumpangi adware. Bisa karena asal menginstall software tanpa mengerti dan membacanya terlebih dahulu. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan software “Adware Remover”.

UNINSTALL PROGRAM YANG TIDAK KITA BUTUHKAN
Saat kita membeli laptop baru, terkadang sudah terinstall bermacam-macam program yang tidak semuanya kita butuhkan. Terlalu banyak program yang di install pada sebuah laptop juga dapat memperlambat kinerja dari laptop itu sendiri, karena program – program tersebut juga memakan resource memory dari laptop kita sehingga menyebabkan pengalokasian memory menjadi tidak optimal.

Sebaiknya saat membeli laptop baru, mintalah kepada penjual untuk menginstall program yang kita perlukan saja. Atau bagi yang sudah terbiasa bisa membeli laptop cukup terinstall Operating System-nya saja dan menginstall sendiri aplikasi yang dibutuhkan.
Jika sudah terlanjur banyak aplikasi di laptop kita, ada baiknya meng-uninstall program-program yang tidak kita butuhkan.

MEMBERSIHKAN JUNK FILE
Ketika kita bekerja dengan laptop, maka tanpa kita ketahui akan meninggalkan "sampah" saat kita selesai yang dapat menurunkan kinerja laptop. Banyak sekali program tambahan yang dapat membantu kita untuk mengatasi masalah ini, salah satu yang banyak direkomendasikan adalah Ccleaner, yang dapat membantu anda membersihkan file – file yang tidak pelu seperti temporary files ataupun cookies, pembersihannya pun dirasa cukup maksimal dan hasilnya bisa dibilang memuaskan. 

CCleaner bisa juga di setting otomatis jalan saat laptop dinyalakan, sehingga setiap kita hidupkan, laptop dalam keadaan bersih dari sampah.

MEMBERSIHKAN BAGIAN DALAM LAPTOP
Debu yang banyak menumpuk pada bagian dalam laptop juga dapat mempengaruhi kinerja dari laptop teresebut, karena banyaknya debu menyebabkan sirkulasi udara didalam laptop mejadi buruk dan dampaknya adalah panas yang dihasilkan laptop tidak dapat dialirkan keluar dengan baik. Bagian – bagian yang perlu dibersihkan seperti fan dan juga tempat sirkulasi udara, serta dapat menambahkan thermal paste pada bagian processornya. Panas yang berlebih menyebabkan menurunnya kinerja dari laptop yang kita gunakan.

Bagi yang tidak biasa membongkar laptop, kita bisa meminta pertolongan ke tempat service laptop. Biasanya mereka juga menerima jasa membersihkan bagian dalam laptop sekaligus memasang thermal paste.

KAPASITAS HARDDISK
Kapasitas hard disk yang penuh, terutama pada drive tempat kita menginstall sistem operasinya, misal drive C akan sangat mempengaruhi kecepatan dari laptop itu sendiri, usahakan masih ada cukup ruang kosong disana. Selain itu beberapa masalah yang ada pada hard disk, diantaranya adalah hard disk terfragmentasi, harddisk bad sector, hard disk sudah lama sehingga rpm-nya menurun. Salah satu ciri hardisk yang mulai tidak normal adalah selain terasa lambat saat kita explorer, terkadang saat kita memutar musik atau video kadang berhenti sebentar. Kadang system juga akan memberikan notifikasi bahwa hardisk low. Kalau dirasa perlu, kita bisa juga meng-upgrade hard disk anda agar lebih maksimal performanya. 

UPGRADE RAM
RAM yang terlalu kecil juga mempengaruhi kinerja. RAM yang kecil menyebabkan system lambat dalam menjalankan atau mengeksekusi suatu perintah yang diberikan, sehingga proses yang dijalankan menumpuk dan membebani system. Ada baiknya apabila kapasitas RAM dirasa kecil untuk upgrade RAM.

REINSTALL SYSTEM OPERASI
Solusi ini biasanya saya lakukan jika laptop terasa lemot karena softwarenya yang bermasalah dan sulit mengatasinya. Karena jika kita menginstall sistem operasi dari awal, maka laptop akan kembali fresh.

Itulah beberapa hal yang umum menyebabkan laptop menjadi lemot, semoga artikel ini dapat membantu teman – teman yang sedang mengalami masalah serupa. Jika telah mencoba tips-tips diatas laptop masih lemot, mungkin saatnya bagi teman-teman untuk mengupgrade laptop ke spec yang lebih tinggi.

*dari berbagai sumber

Sesuai dengan amanat Undang-undang No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dalam pasal 60 ayat (1) akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan; ayat (2) akreditasi terhadap program dan satuan pendidikan dilakukan oleh Pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang sebagai bentuk akuntabilitas publik; ayat (3) akreditasi dilakukan atas dasar kriteria yang bersifat terbuka.

Selanjutnya, dalam PP 19 Tahun 2005 Pasal 87, ayat (1) Akreditasi oleh Pemerintah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 86 ayat (1) dilaksanakan oleh BAN-S/M terhadap program dan/atau satuan pendidikan jalur formal pada jenjang pendidikan dasar dan menengah; ayat (2) dalam melaksanakan akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), BAN-S/M dibantu oleh badan akreditasi provinsi yang dibentuk oleh Gubernur; ayat (3) badan akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri; ayat (4) dalam melaksanakan tugas dan fungsinya badan akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersifat mandiri.

Instrumen Akreditasi sekolah/madrasah ini terdiri atas delapan komponen standar nasional pendidikan yang disusun oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) dan instrumen juga disusun dengan mengacu pada peraturan terkait lainnya.

Standar nasional pendidikan tersebut meliputi:
(1). standar isi,
(2). standar proses,
(3). standar kompetensi lulusan,
(4). standar pendidik dan tenaga kependidikan,
(5). standar sarana dan prasarana,
(6). standar pengelolaan,
(7). standar pembiayaan, dan
(8). standar penilaian pendidikan.

Sedangkan Perangkat Akreditasi SD/MI terdiri atas:
(1) Instrumen Akreditasi,
2) Petunjuk Teknis (Juknis) Pengisian Instrumen Akreditasi,
(3) Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi,
(4) Pedoman Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi.

Keempat dokumen ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu, sebelum memilih jawaban pada butir-butir pernyataan instrumen sekolah/madrasah, kita harus mempelajari/memahami Juknis Pengisian Instrumen Akreditasi dan mengisi Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi.

Silakan download Perangkat Akreditasi dalam format doc (Miscrosoft Word) dari link di bawah ini.

DOWNLOAD DARI SINI :
1. Perangkat Akreditasi SD/MI 2017 (Doc)
2. Perangkat Akreditasi SMP/MTs 2017 (Doc)

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget