July 2016


Horraay....

Yang lagi pada ngidam lemburan, akhirnya datang juga yang dinanti-nantikan... Dapodik 2016 yang hadir dengan tampilan baru dan fitur-fitur baru yang jelas akan menambah jam tayang OPS lebih lama hehehe.... Jam online yang bertambah, jadi pastikan untuk mengisi kuota internetnya.... karena rilisnya memasuki hari Minggu mungkin banyak yang memakai kuota pribadi....

Rilis aplikasi baru yang ditunggu-tunggu para Dapodik mania terkadang membuat laman unduhan resminya menjadi lelet dan sulit di akses, meski dari pusat sudah dibuatkan beberapa link alternatif unduhan. Karena itu saya coba buat link unduh alternatif special buat teman-teman OPS yang selalu baik sama aku..... yang selalu memberi semangat dan inspirasi bagi saya.

Basa-basinya sedikit aja... kasihan sudah pada nunggu link alternatif yang lancar, biar bisa segera menemani saya melek malam-malam... input data agar dana BOS juga lancar, agar TPP teman-teman PTK yang sertifikasi juga lancar. Selamat lembur, jangan lupa jaga kesehatan...

Silakan langsung ke TKP saja...



LINK DARI LAMAN ASLI

Memasuki tahun pelajaran 2016/2017 sebagian sekolah kembali menggunakan Kurikululm 2013 yang sempat di pending meski belum berlaku untuk semua kelas. Di awali dari kelas 1 dan 4 untuk sekolah dasar, sementara kelas 2, 3, 5 dan 6 masih menggunakan Kurikulum 2006 atau lebih di kenal dengan nama kurikulum KTSP.

Bagi teman-teman yang masih menikmati Kurikulum KTSP dan ingin melengkapi perangkat pembelajarannya saya bagikan SILABUS lengkap untuk Sekolah Dasar dengan Kurikulum KTSP dari BSNP.

Silabus dalam format .doc Microsoft Office Word masih dalam bentuk file zip dan rar. Bagi teman-teman yang belum memiliki aplikasi untuk membuka file zip atau rar silakan baca dulu artikel WINRAR, UTILITY WAJIB DI LAPTOP KITA


Langsung saja bagi yang membutuhkan untuk klik link yang sudah saya sediakan :

Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai rencana penerimaan dan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Sampai saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai rencana dan jadwal seleksi CPNS, seperti yang marak beredar di media sosial (medsos),” kata Karo Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman di Jakarta, Selasa (12/7).

Diakui Herman, maraknya informasi terkait dibukanya seleksi penerimaan CNPS tahun 2016 yang banyak beredar melalui sosial media, telah menimbulkan pertanyaan dari masyarakat, terutama yang ingin melamar menjadi PNS.

Padahal, lanjut Herman, tidak semua informasi itu benar. Karena itu, Kementerian PANRB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan dapat menyeleksi setiap informasi yang masuk. “Jangan mudah percaya dengan berita yang tidak jelas asal-usulnya,” tegas Herman.

Karo Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB itu mengemukakan, bahwa beredarnya informasi penerimaan CPNS di tahun 2016 melalui portal-portal tidak resmi sebenarnya sudah berulang kali terjadi. Bukan mustahil hal itu sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu yang bermaksud mengambil keuntungan pribadi.

Diingatkan Herman, sudah banyak kasus penipuan yang berawal dari informasi-informasi menyesatkan yang beredar di media-media tidak resmi. “Jangan tergoda dengan info-info menyesatkan, yang mungkin berasal dari pihak-pihak yang bermaksud mengambil keuntungan pribadi,” pinta Herman.

Diingatkan juga bahwa banyak oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Kementerian PANRB atas dibukanya penerimaan CPNS tahun 2016. Namun Herman menegaskan, bahwa selain info yang beredar bukan dari web resmi Kementerian PANRB, itu hanyalah berita ‘hoax’.

Sampai saat ini, lanjut Herman, pemerintah masih memberlakukan moratorium penerimaan CPNS. “Informasi bisa datang dari mana saja. Tetapi pemberitaan yang tidak jelas atau kabar burung tersebut, jangan ditelan mentah-mentah. Apalagi dengan mencantumkan jadwal tes CPNS, sudah jelas tidak benar,” ujarnya.

Herman menegaskan, semua informasi terkait penerimaan CPNS dan pemberitahuan lainnya akan dipublikasikan melalui website resmi Kementerian PANRB, yaitu http://www.menpan.go.id/.

“Pantau terus web Menpan, karena setiap informasi resmi dikeluarkan dari situs resmi tersebut,” tegas Herman.

Ditambahkannya, Kementerian PANRB juga memberikan fasilitas untuk mengajukan berbagai pertanyaan maupun laporan pengaduan terkait kebenaran informasi tersebut melalui alamat email halomenpan@menpan.go.id. Kalau belum yakin, lanjut Herman, masyarakat juga dapat datang langsung ke Kantor Kementerian PANRB Jl. Jend Sudirman Kav. 69 Jakarta Selatan. (HUMAS MENPANRB/ES)

sumber : http://setkab.go.id

Perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat pesat mempengaruhi dunia pendidikan dengan semakin canggihnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK), menjadi elemen penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta fasilitas pendukung bagi kegiatan di berbagai sektor kehidupan termasuk diantaranya sektor pendidikan.

SD sebagai basic education bertugas menyiapkan peserta didik untuk jenjang pendidikan selanjutnya dan penggunaan sarana pembelajaran berbasis TIK akan membantu proses tersebut.

Tahun 2016 Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar memberikan bantuan sarana pembelajaran berbasis TIK untuk SD. Tujuan pemberian bantuan ini adalah :
  1. Meningkatkan mutu layanan pendidikan di SD
  2. Menyediakan peralatan pendidikan berbasis TIK untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran di SD, dan
  3. Melengkapi peralatan pendidikan TIK untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran di SD.
Bantuan ini diberikan kepada SD negeri maupun swasta yang memenuhi persyaratan. Adapun persyaratan SD penerima bantuan ini adalah :
  1. Memiliki izin operasional dan terakreditas
  2. Memiliki jaringan listrik
  3. Sekolah berdiri diatas lahan yang tidak bermasalah/tidak sedang dalam sengketa dan milik sendiri (milik Pemerintah atau Pemerintah Daerah, milik Badan Penyelenggara bagi SD swasta)
  4. Memiliki minimal 6 rombongan belajar dengan jumlah peserta didik minimal 120, kecuali untuk daerah 3T jumlah peserta didik minimal 60.
  5. Memiliki kepala sekolah yang definitif, dibuktikan dengan surat keputusan yang sah dan masih berlaku.
  6. Memiliki Komite Sekolah yang ditetapkan dengan surat Keputusan Kepala Sekolah;
  7. Belum memiliki sarana pembelajaran TIK secara lengkap, dan
  8. Belum pernah menerima bantuan sejenis dari APBN/APBD (APBD Provinsi, APBD Kabupaten/Kota, DAK) mulai tahun 2013 s.d 2016.
Bantuan sarana pembelajaran berbasis TIK tahun 2016 ini berupa :
1. 4 unit laptop lengkap dengan sistem operasi, aplikasi perkantoran dan aplikasi pembelajaran.
2. 2 unit proyektor
3. 1 unit printer multifungsi
4. 2 unit Modem Router WIFI
5. 4 unit Speaker Aktif

Dengan adanya bantuan sarana pembelajaran berbasis TIK ini diharapkan semakin banyak SD yang menerapkan TIK di SD dalam pembelajaran di kelas. Penerapan sarana pembelajaran berbasis TIK di sekolah dasar (SD) menjadi suatu kebutuhan, karena TIK dapat digunakan oleh guru untuk berinteraksi dengan peserta didik dalam pembelajaran. Selain itu dapat membantu peserta didik untuk mencari, mengeksplorasi, menganalisis, saling tukar informasi positif secara efisien efektif sekaligus mengembangkan bakat serta kreatifitas peserta didik. Sehingga penerapan pembelajaran berbasis TIK yang memadai akan mendorong peningkatan mutu pendidikan di SD.

Untuk memfasilitasi bantuan tersebut disusun Petunjuk Teknis (JUKNIS) Bantuan Sarana Pembelajaran berbasis TIK di SD sebagai pedoman bagi pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Silakan download Juknis Lengkapnya dari link yang tersedia di bawah.



MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by Maliketh. Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget