3
Dunia OPS tak pernah habis untuk dibicarakan, termasuk di dalamnya ketrampilan yang harus di kuasai seorang OPS untuk dapat bekerja secara maksimal. Seorang OPS sudah dipastikan adalah seorang yang bisa menjalankan komputer dengan baik dan harus menguasai beberapa Aplikasi di dalamnya.

Dunia OPS tak lepas dari perangkat keras dan perangkat lunak komputer. Karena pekerjaannya sebagai pahlawan data mewajibkan harus bersinggungan langsung dengan perangkat IT. Di dalam laptop / PC kita terdapat sistem operasi yang berfungsi untuk menjalankan semua Aplikasi yang terdapat di dalamnya. Ada beberapa sistem operasi namun Windows terbukti memiliki pengguna paling banyak. Termasuk Aplikasi yang harus dikuasai OPS juga berjalan pada sistem operasi Windows.

Sistem Operasi Windows sendiri dalam perkembangannya memiliki banyak versi. Di lapangan masih ada beberapa yang masih terinstall di laptop/PC pengguna beberapa diantaranya adalah Windows XP, Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, yang terakhir adalah Windows 10. Dari beberapa laptop OPS yang ada di lapangan, kebanyakan masih menggunakan Windows 7 dan Windows 8.1. Termasuk penulis sendiri juga masih setia dengan Windows 7 dan Windows 8.1.

Adakalanya laptop atau PC yang di pakai untuk bekerja lama kelamaan berkurang kinerjanya menjadi lebih lambat, sering hang atau bahkan mati dengan tiba-tiba. Mungkin karena perangkat keras yang sudah tua, terlalu banyak debu yang menempel, atau karena adanya serangan virus. Agar dapat bekerja dengan nyaman, maka laptop OPS harus sehat.

Nah, jika laptop sudah menunjukkan gejala seperti itu maka harus segera di tangani. Bisa dimulai dengan hal sederhana, membersihkan dari debu, mengecek kipas masih normal atau tidak, pastikan kapasitas hardisk masih ada ruang kosong. Untuk membersihkan file-file sampah sisa-sisa saat kita bekerja dapat digunakan aplikasi seperti CCleaner. Pastikan bebas dari virus, berhati-hati dalam berselancar di internet yang kadang tanpa sengaja kita dipaksa untuk menginstall program tertentu yang ternyata justru membuat kinerja komputer semakin lambat.

Terkadang laptop memerlukan untuk di install ulang windows agar dapat bekerja dengan normal. Banyak toko komputer yang menyediakan jasa install ulang windows. Namun sebenarnya kita dapat melakukan sendiri di rumah. Banyak yang takut untuk melakukan install ulang sendiri, takut gagal dan takut data akan hilang semua. Kenapa kita mencobanya sendiri di rumah ?

Yuks.... kita praktek sendiri install ulang windows 7.
  1. Sebelum install ulang, nyalakan laptop seperti biasa. Khusus bagi teman-teman yang suka menyimpan file di drive C seperti di My Document, My Picture dll, sebelum install ulang sebaiknya semua file penting di pindahkan dulu ke drive yang lain selain C. Begitu juga file hasil download kita di folder download. Beberapa toko komputer tidak membuat partisi hardisk saat menginstall windows, sehingga ada ada satu partisi saja. Untuk kasus seperti ini maka data penting harus dipindahkan melalui hardisk eksternal atau disimpan dulu dengan menggunakan kepingan DVD. Bisa juga dengan menggunakan aplikasi partisi magic (EasyUs Partition Manager) untuk membuat partisi baru dan memisahkan file data dengan file sistem Operasi.
  2. Setelah semua file penting kita amankan, cek pengaturan BIOS agar laptop dapat melakukan
    booting melalui DVD-Room atau Flashdisk (sesuai master windows yang akan kita gunakan, sebagian besar lebih familiar melalui DVD-Room).
  3. Masukkan CD master windows dan nyalakan laptop/komputer, maka proses instalasi akan segera di mulai dengan tampilan seperti pada gambar.
  4. Kita akan diminta untuk memilih bahasa, time and currency format serta keyboard methode, pengaturan ini juga dapat diubah sewaktu-waktu ketika windows sudah terinstall sempurna. (Gambar 2). Klik NEXT untuk melanjutkan dan akan ditempilkan pilihan INSTALL untuk menginstall windows atau REPAIR jika hanya ingin melakukan repair saja.
  5. Klik INSTALL untuk melanjutkan proses instalasi dan akan muncul pilihan versi windows 7 yang memiliki kelebihan masing-masing, sesuaikan dengan kebutuhan kita. Untuk laptop OPS bisa menggunakan pilihan Home Premium, Profesional atau Ultimate.
    Sorot versi yang inginkan dan klik NEXT. Selanjutnya jangan lupa centang I accept the licence term dan klik NEXT.
  6. Pilihan selanjutnya adalah UPGRADE dan CUSTOM. Upgrade dilakukan jika di laptop sudah terpasang windows versi sebelumnya dan ingin menggunakan windows 7 tanpa menghapus setting dan program yang telah terpasang.
  7. Custom kita pilih untuk melakukan install ulang fresh windows dan setelah install ulang selesai maka semua yang ada di drive C akan hilang. Termasuk program file nya. Sehingga kita harus menginstall ulang
    semua program yang kita perlukan.
  8. Pilih CUSTOM untuk melanjutkan dan klik NEXT.
  9. Langkah selanjutnya adalah memilih drive, pastikan memilih drive C dengan type Primary
    Gambar 6
    (biasanya terletak di urutan pertama atau kedua jika yang pertama adalah partisi system). Untuk melakukan install fresh windows, partisi yang nanti akan menjadi drive C harus kita format dulu, jika tidak maka akan muncul dua windows di drive C, windows dan windows.old yang dapat kita buka namun tidak dapat dijalankan, sebaiknya jika sudah terlanjur, windows old dihapus saja karena hanya akan memenuhi ruang drive C.
    Dengan melakukan format dulu maka drive akan
    dikosongkan dan siap menerima fresh windows yang akan kita install. Di bagian ini juga dapat dilakukan pembuatan partisi baru jika di perlukan.
  10. Selesai proses format maka total size dan free space akan memiliki ruang yang hampir sama (selisih sedikit sekali). Sorot partisi yang sudah selesai kita format tadi dan klik NEXT maka proses instalasi akan dimulai. Kita di minta untuk mengisi nama user, isikan user yang akan memakai
    laptop/pc tersebut. Pada bagian ini memerlukan waktu agak lama (15-30 menit) masing-masing laptop/komputer berbeda tergantung kondisi masing-masing. Sambil menunggu dapat kita lakukan kegiatan lain misalnya beresin kamar, rapiin buku-buku atau membuat kopi dan mengambil camilan.
  11. Setelah proses Completing Instalation selesai maka dalam waktu 5 detik system akan melakukan restart. JANGAN LUPA untuk melepas DVD master windows-nya atau Flashdisk master jika menginstall dari flashdisk. Laptop/PC akan menyala kembali dan melanjutkan instalasi windows.
  12. Selanjutnya kita akan diminta untuk mengisi pasword masuk
    jika diinginkan, bagi yang sering pelupa, sebaiknya langkah ini di lewati saja dan klik NEXT.
  13. Selanjutnya windows akan meminta serial number atau product key. Silakan dimasukkan bagi yang sudah memiliki atau dapat juga dilakukan secara online setelah install selesai. Bisa juga menggunakan Windows Downloader untuk mendapat product key-nya. Klik NEXT untuk melanjutkan.
  14. Pilihan selanjutnya adalah pilihan cara update, silakan pilih yang sesuai. Use recomended setting, Install important updates only atau Ask me later (untuk penulis lebih suka pilih yang terakhir). Klik NEXT untuk melanjutkan.
  15. Langkah selanjutnya adalah menyesuaikan lokasi waktu tempat kita berada. Pilih (UTC + 07.00) Bangkok, Hanoi, Jakarta dan Klik NEXT.
  16. Horeeeeee, fresh windows 7 sudah terinstall di laptop kita. Tapi bukan berarti selesai lho. Masih ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar laptop dapat kita gunakan untuk bekerja. Pertama Instal Windows Downloader seperti gambar dibawah ini dan tunggu sampai laptop restart dan menyala kembali. Dan cek di properties my computer apakah windows kita sudah ACTIVATED.
  17. Setelah laptop menyala, yang perlu kita lakukan adalah cek apakah ada perangkat yang tidak cocok drivernya.
    Windows 7 sudah dilengkapi dengan driver-driver yang kita butuhkan, namun ada kalanya tidak sesuai. Yang paling sering terjadi adalah driver Display Adapter atau VGA-nya, cirinya tampilan pada laptop tidak normal. Driver yang belum terpasang dapat kita lihat pada Device Manager, jika di sana masih ada tanda kuning, atau tanda tanya (?) berarti ada perangkat yang drivernya belum ada. Bagaimana mengatasi? Jangan panik dulu. Pada saat kita membeli laptop biasanya disertakan juga CD Driver yang diperlukan. Nah kita tinggal jalankan CD Driver tersebut, biar gak ilang copy CD Driver ke drive sehingga mudah mencari sewaktu-waktu. Bagi yang CD Drivernya hilang, masih ada solusi ampuh yaitu menggunakan Driver Pack Solution hehehe... Semua pasti ada solusinya.
  18. Langkah terakhir agar laptop bisa digunakan adalah install semua Aplikasi yang kita perlukan, ingat.... CUKUP APLIKASI YANG KITA GUNAKAN saja yang di install.
  19. Selamat, akhirnya kita bisa menginstall sendiri laptop kita tanpa harus ke tukang servis laptop hehehe...

Semoga tulisan ini bermanfaat ya bagi teman-teman OPS, dan tetap semangat yaaa...

Salaaammm....

Post a Comment

Terima Kasih atas kunjungannya !!!
Silakan meninggalkan komentar, saran dan kritik yang membangun sebagai bahan evaluasi bagi saya. Jangan lupa, berkomentarlah dengan baik dan sopan.
Silakan copy paste artikel yang saya tulis, jangan lupa untuk menyebutkan sumbernya.

 
Top