Guru Belajar

Latest Post

Beberapa dasar pertimbangan yang diperlukan untuk memilih teknologi dan media pembelajaran di kelas Bapak dan Ibu guru, terutama dalam konteks pembelajaran jarak jauh seperti saat ini, diantaranya adalah; tujuan belajar, dan pengalaman belajar siswa. Pertimbangan apa lagi yang menjadi dasar pemilihan teknologi dan media pembelajaran? Silahkan membaca infografik berikut ini.


Integrasi teknologi dalam pembelajaran juga diharapkan dapat mengubah pola pembelajaran, yaitu:

  1. Pola pembelajaran siswa pasif menjadi pola pembelajaran siswa aktif 
  2. Pola pembelajaran satu arah menjadi pola pembelajaran yang interaktif
  3. Pola pembelajaran terisolasi – tekstual menjadi pola pembelajaran jejaring – kontekstual
  4. Pola pembelajaran tanpa melibatkan orangtua menjadi pola pembelajaran dengan melibatkan orangtua.

Sekarang mari kita lihat bersama bagaimana memilih teknologi pembelajaran dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang sudah kita diskusikan. Silahkan pelajari Infografis Alur Memilih Teknologi untuk Pembelajaran Jarak Jauh. 


Sumber belajar adalah berbagai atau semua sumber, baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan siswa dalam belajar, baik secara terpisah maupun terkombinasi sehingga mempermudah siswa dalam mencapai tujuan belajar. 

Sumber belajar dapat memberikan informasi yang diperlukan murid dalam proses pembelajaran, serta memberikan kesempatan belajar seketika, dimana siswa dapat menerima informasi langsung. Selain itu sumber belajar juga dapat mengurangi kesenjangan antara informasi yang bersifat verbal dan abstrak dengan informasi yang konkrit dan sesuai realitas.

Sumber-sumber belajar dapat berupa:

  1. Pesan. Misalnya informasi, cerita rakyat, dongeng, hikayat, dan sebagainya 
  2. Orang. Misalnya guru, instruktur, siswa, ahli, narasumber, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, tokoh karier dan sebagainya
  3. Bahan: buku, transparansi, film, slides, gambar, grafik yang dirancang untuk pembelajaran, relief, candi, arca, komik, dan sebagainya
  4. Alat/ perlengkapan: perangkat keras, komputer, radio, televisi, VCD/DVD, kamera, papan tulis, generator, mesin, mobil, motor, alat listrik, obeng dan sebagainya
  5. Pendekatan/ metode/ teknik, seperti diskusi, seminar, pemecahan masalah, simulasi, permainan, sarasehan, percakapan biasa, diskusi, debat, talkshow dan sejenisnya
  6. Lingkungan berupa; ruang kelas, studio, perpustakaan, aula, teman, kebun atau pasar

Lalu bagaimana Anda mengelola Sumber belajar?



Media merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam teknologi pembelajaran. Dalam menerapkan teknologi pembelajaran guru harus menggunakan media agar dapat menyampaikan pesan berupa konsep atau konten pembelajaran sehingga siswa dapat dengan menerimanya dengan baik. Teknologi pembelajaran tidak akan bisa mencapai tujuan pembelajaran dengan baik tanpa adanya media yang dipilih dan digunakan. 

Mari kita sama-sama mempelajari penjelasan mengenai media pembelajaran berikut ini:




Kerucut pengalaman Dale akan membantu Bapak dan Ibu guru untuk mempertimbangkan pengalaman belajar seperti apa yang diharapkan dan memilih media yang sesuai berupa media audio, visual, audio visual, atau multimedia.

Cara pandang lama yang beranggapan bahwa kombinasi pengetahuan pedagogi (P) dan pengetahuan konten (K) saja cukup dimiliki guru, sedikit demi sedikit mulai berubah. Pada tahun 1980-an dunia pendidikan mulai mengalami perubahan besar, dimana teknologi mulai menjadi bagian yang terdepan dalam pendidikan. Hal ini terjadi terutama terjadi karena berkembangnya inovasi teknologi digital yang menggabungkan perangkat keras dan lunak seperti komputer, game dan internet, serta aplikasi yang mendukungnya. Perkembangan teknologi ini kemudian dimanfaatkan dalam pembelajaran. Ini terlihat dengan munculnya berbagai game pendidikan.

Perubahan pendidikan yang dinamis mulai beralih pada integrasi pengetahuan pedagogi (P), pengetahuan konten (K), dan pengetahuan teknologi (T), yang mulai diterapkan dalam pembelajaran. Pengetahuan  pedagogi merupakan pengetahuan mengenai proses dan praktik atau metode belajar-mengajar. Pengetahuan konten adalah pengetahuan mengenai mata pelajaran yang akan dipelajari. Sementara, pengetahuan teknologi adalah pengetahuan mengenai standar teknologi mulai dari buku, kapur dan papan tulis, atau teknologi yang lebih canggih seperti internet dan video digital.

Integrasi pengetahuan pedagogi (P), pengetahuan konten (K), dan pengetahuan teknologi (T) menciptakan pengetahuan Konten Pedagogis Teknologi (KPT). Pengetahuan ini:

  1. Merupakan dasar pembelajaran menggunakan teknologi. 
  2. Memberikan pemahaman untuk menampilkan konsep menggunakan teknologi.
  3. Memberikan pemahaman mengenai bagaimana teknologi melibatkan cara-cara pedagogis yang konstruktif untuk mengajarkan konten. 

Silakan pelajari ilustrasi berikut ini:


Jadi sesuai pula dengan pemaparan AECT: Association for Educational Communications and Technology (2004), mengintegrasikan teknologi dalam pendidikan merupakan upaya memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan cara menciptakan, menggunakan/memanfaatkan, dan mengelola proses dan sumber-sumber teknologi yang tepat. Jelas, tujuan utamanya masih tetap untuk memfasilitasi pembelajaran (agar efektif, efisien dan menarik) serta meningkatkan kinerja.

Untuk dapat mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran secara maksimal, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal, terutama mengenai pengalaman belajar yang dialami siswa. 

Sebelumnya melangkah lebih lanjut, mari kita pelajari piramida pengalaman belajar oleh Edgar Dale berikut ini.

Menurut penelitian Dale, metode yang paling tidak efektif berada di bagian teratas piramida dan metode yang paling efektif berada di bagian paling bawah. Pengalaman belajar diberikan dengan tujuan mewakili kenyataan atau hal-hal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang nyata. Semakin jauh Anda bergerak ke bawah piramida, semakin besar pengalaman pembelajarannya dan semakin banyak informasi yang mungkin disimpan siswa. 

Hal ini juga menunjukan bahwa ketika memilih metode pembelajaran, penting untuk Bapak dan Ibu guru ingat bahwa pelibatan siswa dalam proses memperkuat retensi pengetahuan yang didapatkannya. Dengan melihat piramida  pengalaman  belajar Dale diatas, maka Bapak dan Ibu guru dapat menghubungkan keterkaitan antara tujuan pembelajaran, pengalaman belajar dengan pilihan metode pembelajaran, serta penggunaan teknologi dan media pembelajaran, serta berbagai sumber belajar. 

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by Maliketh. Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget